Kali ini saya akan memposting tentang kegiatan liburan saya selama 2 minggu di masa Dokter Muda / koass,terhitung dari tanggal 9-23 Oktober 2011. Mengapa sampai saya posting topik ini? Karena selama 1,5 tahun menjadi DM (Dokter Muda),hanya dapat jatah libur 2 minggu,sehingga momen ini sangat sayang jika tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jatah libur kelompok saya selesai setelah stase Radiologi, yang notabenenya adalah stase minor,sehingga khawatirnya bakalan terlena terus nih,padahal setelah liburan bakal memasuki stase mayor,yaitu Interna yang sistem jaganya tergolong cukup berat,seminggu 3-4x jaga. Tapi kodratnya juga manusia,ada rejeki liburan,ya lupakan sejenak masalah perkoassan, saatnya liburan !!!! Baiklah,saya ajak ke aktivitas saya kala itu :
-
Mall Taman Anggrek
Bersama rekan saya Rahmat Hariyanto, Arina Kartika,Nike Dewi, dan Dyatiara Devy, kami berusaha menggoyang Jakarta, tempat pertama yang dikunjungi adalah Mall Taman Anggrek. Saya sudah mengenal Mall ini sejak SD dulu, karena dulu sudah beberapa kali diajak ke sini. Yang khas dari mall ini adalah wahana ice skatingnya yang merupakan wahana ice skating pertama di mall seluruh Indonesia (waktu saya kecil sudah ada). Mall ini terletak di Jakarta Barat. Saat pertama kali dibuka tahun 1996, kita warga Indonesia patut bangga karena pada saat itu, mall ini adalah pusat perbelanjaan terbesar se Asia Tenggara. Info lebih lengkapnya, monggo ke TKP Gan http://www.taman-anggrek-mall.com/index1.php
-
Es Krim Ragusa, Es Italia
Pemberhentian selanjutnya adalah salah satu tempat makan es krim terkenal di Jakarta, yaitu es krim Ragusa, es Italia, berdiri sejak 1932. Bertempat di Jl. Veteran I no.10, Jakarta Pusat, tepat di sebelah Masjid Istiqlal. Es krim Ragusa ini adalah es krim buatan sendiri (home made) dan tanpa bahan pengawet. Resep dan cara pembuatan es krim ini langsung dibawa oleh pemilik awal Cafe Ragusa yang berasal dari Italia. Banyak sekali aneka rasa di dalamnya, mulai dari susu, buah-buahan dan pelengkap lainnya di pilih bahan yang baik sehingga menjadikan es krim Ragusa memiliki cita rasa tersendiri. Range harga mulai dari 9.000-30.000. Selain menikmati es krim ini, kita juga bisa memesan makanan lain yang di jual di depan rumah es krim ini seperti otak otak, sate atau empek empek yang dijual di sampingnya. Selain itu kadang ada juga pengamen bersuara merdu yang melantunkan tembang tembang tempo dulu,mantap deh. Penasaran ? Ayo datang dan nikmatilah….
-
Factory Outlet Jl. RE Martadinata, Bandung
Hari berganti hari, selanjutnya saya,Nike,Rahmat,Arina,Devy, dan Akbar keluar dari kota Jakarta, yaitu kota Kembang, Bnadung. Berhubung kami bareng para ibu-ibu (upss…no offense), maka terpaksa deh menemani mereka ke kawasan factory outlet di Bandung. Bandung terkenal dengan banyaknya factory outlet. 3 kawasan utama factory outlet adalah jl. RE Martadinata, Jl. Setiabudhi, dan Jl. Dago. Nah,kunjungan kali ini kami berhenti tuk mengitari FO-FO di Jl. RE Martadinata. Salah satu factory outlet terkenal dan tertua adalah factory outlet “Heritage” di jl. RE Martadinata, dapat dilihat dari bangunannya, luas dan khas bangunan jaman baheula, artistik deh pokoknya. Nah tak lupa juga,bagi saya,kurang rasanya ke Bandung kalau gak coba Es Duren,hehe…banyak banget penjual-penjualnya di jalan-jalan, apalagi di sekitar factory outlet ini.
-
Cafe Madtari
Capek muter-muter factory outlet, langsung tancap gas ke tempat jajanan makanan terkenal di Bandung, apalagi kalau bukan Cafe Madtari. Cafe ini ramai banget dikunjungi, apalagi kalau tengah malam, tempat nongkrongnya para mahasiswa Bandung, buka 24 jam. Cafe ini menyajikan segala macam makanan yang bisa disajikan dengan keju,menu utama adalah roti bakar, pisang bakar, sampai Indomie Keju. Yang saya lihat, cafe ini tergolong murah hati, mengapa demikian ? karena gak pelit menyajikan keju dan coklat di menu makanannya,banyak banget, malah kelihatan tumpukan keju. Kalau menu mie instan tinggal pilih, mau dikasih telur, keju, atau kornet sesuai selera. Yahud deh rasanya. Harga makanan bervariasi antara 4-15 ribu. Pusatnya adalah di samping Taman Flexi, Jl. Rangga Gading no.12. Cafe ini sekarang mempunyai 3 cabang, yaitu di Jl. Teuku Umar no. 1, Jl. Surapati no. 72, dan Jl. Dr. Otten no. 11. Penasaran dengan cita rasa kafe ini ? ayo datang dan nikmatilah ! Two thumbs up deh pokoknya b^^d
-
Maja House
Hari berganti malam,sebelum ke Villanya Nike Dewi Anggraini, ke arah Lembang, kami singgah di suatu bangunan yang artistik dan futuristik lah bahasa kerennya,tempat yang pas buat foto-foto,apalagi kalau bukan Restoran Maja House. Selain terkenal akan setting bangunannya,restoran ini menyatu dengan alam (pemandangannya) karena letaknya ke arah puncak. Terlihat indah, apalagi kalau malam hari. Menu makanannya bervariasi, namun harganya agak kurang bersahabat,hehe,tapi terbayarlah dengan pemandangan dan nuansa tempat yang disajikan. Alamatnya ada di Jl. Sersan Bajuri no.72, Bandung.
-
Lembang
Kami tutup hari ini dengan menginap di villanya Nike, daerah Lembang. Berhubung Lembang adalah daerah di pegunungan,maka harus sedia jaket karena suhu yang dingin banget disana. Titik tertingginya ada di Gunung Tangkuban Perahu. Benar-benar terpuaskan menginap disini, karena disuguhkan oleh suasana alam yang begitu indah nan mempesona. Di Kecamatan Lembang ini banyak tempat wisata yang disajikan, antara lain Observatorium Bosscha, Gunung Tangkuban Perahu, Pemandian Maribaya dan lain-lain. Indah deh pokoknya,kalau lagi stress, diputus pacar dan lain sebagainya (hehe…),datang aja ke kecamatan ini,pemandangannya cukup menjadi psikoterapi buat anda #eeaaa
-
Marina Bay Sands, Singapura
Salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu adalah saat masa liburan ini, karena saya sudah mempersiapkan jauh-jauh hari untuk pergi ke negeri seberang, Singapura. Ini adalah kali pertama saya ke sana. Negaranya kecil,kalau berkeliling mungkin hanya sekitar 50 km. Namun, saya kagum akan tata letak,sarana transportasi, serta perkembangan negara ini. Saya berangkat dengan Ibu saya,alhamdulillah tidak ada kendala, mendarat di Changi Airport Singapore. Hanya 3 hari disana, jadi harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tempat
pertama yang saya kunjungi adalah Marina Bay Sands. Bangunannya unik, kalau dilihat dari jauh,seperti membentuk kapal (terlihat jelas). Ini adalah bangunan hotel serta pusat perbelanjaan bertingkat 54 lantai. Hotel ini merupakan salah satu ikon industri pariwisata di Singapura. Apalagi adanya teras di lantai tertinggi yang sangat indah, Sands Sky Park. Hotel ini terkenal akan hiburan malamnya (saya tidak menyarankan lho),antara lain permainan dan perjudian kelas dunia, serta modern bar. Tak lupa, ternyata bertemu teman kelompok DM saya, Agung dan Ari Pratama di Singapore,hehe…capcus deh kita,,
-
Merlion Park
Setiap turis asing pasti bakal singgah di tempat ini untuk mengabadikan gambar di patung ikon negara Singapura, Merlion. Di sinilah simbol negara Singapura. Tempat ini merupakan salah satu tempat wisata utama Singapura yang harus dikunjungi oleh para turis mancanegara. Ada beberapa tempat wisata yang juga berdekatan dengan Merlion Park ini yaitu Esplanade, Asian Civilisations Museum, Raffles Landing Site, Singapore Flyer dan yang terbaru adalah Marina Bay Sands (di atas). Jelas ,yang terpuaskan dari tempat ini adalah bisa foto-foto dengan patung Merlion.
-
Universal Studio
Kalau Indonesia punya wahana hiburan indoor Trans Studio, Singapura juga tidak mau kalah,mereka
mempunyai wahana yang baru dibangun 1 tahun yang lalu,apalagi kalau bukan Universal Studio. Tempat bermain ini terletak di Pulau Sentosa, sehingga untuk sampai ke sana harus naik MRT untuk menyeberang ke Pulau Sentosa. Ada 7 zona permainan di Universal Studio, masing-masing zona memiliki permainan unggulan. Karena itu kenali setiap zona dan wahana mana yang akan Anda masuki. Zona-zona tersebut antara lain Hollywood, New York, Sci-Fi City, Ancient Egypt, The Lost World, Far Far Away, dan Madagascar. Cari tahu juga jam-jam pertunjukan di beberapa wahana seperti Water World dan Pantages Hollywood Theater, maupun pentas-pentas di jalan. Berhubung saya belum pernah ke Trans Studio, saya belum bisa membandingkan dengan Indonesia, suasana hati akan terpuaskan lah pokoknya dengan bermain di Universal Studio Singapore.
-
Jurong Bird Park
Tempat wisata yang saya masuki selanjutnya adalah Jurong Bird Park. Ini adalah kawasan taman burung terbesar di seluruh dunia. Memang sangat luas,luar biasa lah pokoknya. Konsep taman ini didesain agar para pengunjung bisa berjalan-jalan mengeliling berbagai varian burung yang berasal dari Asia Tenggara, Afrika, Amerika Selatan dan Lory Loft. Saat ini ada 600 spesies burung menghuni taman burung terbesar di dunia ini. Dan total jumlah burungnya sekitar 8000an. Jurong Bird Park ini adalah salah satu tempat wisata favorit para wisatawan mancanenagara dan lokal. Di Jurong Bird Park ini juga banyak atraksi-atraksi yang dimainkan oleh burung-burung peliharaan di sana, jadi perhatikan juga kapan jam atraksinya. Kalau capek jalan, disediakan transportasi MRT untuk berkeliling melihat pemandangan Jurong Bird Park ini.
Yap, demikianlah perjalanan liburan DM saya kali ini, benar-benar berkesan,menjadi penyemangat sebelum memasuki hutan rimba di RSU Dr. Soetomo kembali. Tak lupa saya ucapkan terima kasih juga buat teman-teman Albatross NTU (Indra Purnama, Diah Ayu Istiqomah, dan Arif Fahla) yang sudah menyempatkan waktunya untuk silaturahmi,jangan bosan-bosan ya,boleh tuh saya diajak ke tempat makan lainnya,mumpung ehm…hehe,becanda friends.








Suatu ketika,teman saya, Reyner V. Tumbelaka mendatangi saya dan beberapa teman saya di kelas (FK UNAIR PD 2007).

Buku ini adalah salah satu dari sekian buku yang mulai menginspirasi saya tuk mengarungi kehidupan ini, buku ini saya beli saat Studium Generale SMA TN beberapa pekan silam, memang saya tergolong terlambat dalam membaca buku ini,karena telah diterbitkan pada saat peringatan 20 tahun SMA Taruna Nusantara pada 14 Juli 2010. Mendengar banyak sekali respon positif dari teman-teman,maupun adik-adik siswa (sekarang sudah mahasiswa) yang telah membacanya,saya jadi tertarik untuk membeli buku ini. Berawal sebagai refleksi 20 tahun SMA Taruna Nusantara,maka diterbitkanlah buku Bocah-Bocah Pirikan ini. Pirikan adalah nama desa di sekitar SMA Taruna Nusantara,Magelang. Sedangkan kata bocah-bocah dianalogikan sebagai para alimni siswa SMA Taruna Nusantara. Saya sudah mulai tersentuh saat membuka halaman awal buku ini,bagaimana tidak ? Memoar perjuangan saat saya menempuh pendidikan di sana dulu,sudah dimunculkan di halaman awal buku ini dengan dikutipkan teks “Tri Prasetya Siswa Perguruan Taman Taruna Nusantara”, naskah yang selalu dibacakan tiap upacara bendera dulu sebagai bukti janji serta komitmen siswa SMA TN untuk mengabdi kepada bangsa,negara,dan dunia suatu saat kelak.

Suatu hari saat sedang berlibur di rumah, saya disodorkan majalah “Halo Internis PAPDI” oleh Ibu saya, kepunyaan Paman saya. Karena memang pada dasarnya jalan hidup saya sudah terarah ke bidang kedokteran, jelas saya sangat antusias dalam membacanya. Tabloid ini disajikan sangat menarik, mulai dari gambar,artikel, layout dan lain sebagainya. Dan yang paling menarik perhatian saya adalah kebetulan di edisi yang saya terima sedang menempatkan fenomena dokter asing di Indonesia sebagai artikel utama. Berawal dari situlah membuat saya tertarik untuk membahas fenomena ini untuk di publish di blog saya ini. Jaman sudah memasuki jaman globalisasi, waktu kecil dulu saya sangat ingat sekali, seperti di doktrin oleh Kakak Sepupu saya, bahwa jaman globalisasi itu nyari kerja gampang di luar negeri, tetapi tenaga kerja orang Indonesia bakal kalah saing dengan tenaga kerja luar, hal ini seakan-akan mendoktrin saya sampai-sampai membuat saya ngeri. Namun, ternyata tidak seperti yang dibayangkan atau memang belum sampai waktunya.

bernama Hachiko ini. Hachiko adalah seekor anjing jantan jenis Akita. Di negeri sakura, ia terus dikenang sebagai lambang kesetiaan hewan peliharaan terhadap majikan. Sebagai bentuk penghargaan akan rasa kehormatan penduduk Jepang, maka dibangunlah patung anjing ini di depan stasiun Shibuya Tokyo, karena memang merupakan ciri khas dari Hachiko yang tiap sore senantiasa menunggu majikannya pulang dari tempat kerjanya. Bahkan setelah majikannya meninggal pun, Hachiko terus menunggu majikannya yang tidak kunjung pulang.









menggambar sehingga saya harus meminjam krayon saya ke seseorang untuk ujian tersebut, saat saya tidak tahan untuk buang air kecil di WC sekolah yang kata orang “angker”, saya butuh seseorang yang mau menemani saya ke WC (bukan masuk ke dalam juga lho,hati-hati salah tafsir !). Pasca ujian, saya selalu menunggu-nunggu kehadiran mereka untuk mengajak jalan-jalan bersama ke tempat hiburan.Saat duduk di bangku SMP, saya sangat merindukan kita bernyanyi lagu The Beatles di kelas bersama kalian. Saat saya kesulitan dalam mengerjakan soal,engkau datang membantuku tuk menyelesaikannya. Saat memasuki SMA, tantangan untuk mempererat jiwa kebersamaan dengan orang-orang yang seangkatan dengan saya benar-benar diuji, mulai dari masa PDK yang memakan waktu 3 bulan,kalian lah yang membuat masa-masa menegangkan tersebut berubah menjadi masa-masa yang sangat berkesan. Ingat tidak dengan kita yang pernah senasib,”seapes” bersama karena melakukan pelanggaran terhadap senior di satu graha bersama ?, sangat seru sekali, ibarat pepatah “bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Kegiatan Hulu Balang, Bela Negara, dihukum push-up satu angkatan saat apel,acara kelas yang ketahuan pamong, sungguh pengalaman yang sangat berharga dengan kalian. Terlebih lagi saat masa deg-degan dalam mengemban jati diri sebagai seorang siswa SMA mulai diuji,yaitu persiapan UAN dan UAS, dimana kita dituntut untuk lulus 100% ? Ingatkah kau yang pernah sekamar denganku,kita saling membangunkan di malam hari demi memperoleh hasil yang membanggakan di UAN dan UAS, masa-masa bersama kalian bersama-sama saling belajar serta berpikir keras demi mendapatkan
predikat sebagai angkatan yang lulus 100% serta mengangkat predikat SMA di tingkat nasional menjadi lebih baik lagi, sungguh masa-masa yang sangat berkesan. Memasuki bangku kuliah, pengalaman yang didapat tidak kalah luar biasa,pertama kali bertemu dengan rekan-rekan mahasiswa satu angkatan yang baru kukenal, dari prodi PD dan D3 yang jumlahnya luar biasa banyaknya, belum lagi amanah yang saya dapat sebagai kepala suku saat ospek, benar-benar membuatku tersadar akan pentingnya
kehadiran kalian. Sampai terbentuklah keluarga besar baru, ARTSEN 2007,serasa mimpi bagi saya. Kalian benar-benar memiliki peran luar biasa dalam hidup saya. Hmm…bingungkah yang membaca posting ini, sebenarnya siapa yang dimaksud “orang-orang” atau “kalian” ? Saya menyebutnya “teman”. Bagi saya, teman tidaklah harus seseorang yang kita kagumi, lebih baik dari kita, ataupun merupakan cerminan dari diri kita,